Alamat Perusahaan

Kebun Kelinci
Desa Bukur rt.12 rw.04
Kec. Jiwan Kab.Madiun 63161
Jawa Timur. Indonesia

Hp.085649561319 (sms/whatsapp)
Email : kebunkelinci@gmail.com

Jam kerja :
Senin-Sabtu
07.00-16.00

Halaman Facebook

Mesin Giling dan Cacah Multifungsi – Bisa untuk berbagai kegunaan Petani dan Peternak

Pengiriman menggunakan jasa cargo

Pengiriman menggunakan jasa cargo

Jual Mesin Pellet Pakan Ternak

Mesin Pencetak Pelet Pakan Ternak

Mesin Pencetak Pelet Pakan Ternak

Jual Mesin Giling Pakan Ternak

Jual mesin giling kacang-kacangan untuk pakan ternak

Jual mesin giling kacang-kacangan untuk pakan ternak

Jual Mesin Pencacah Rumput dan Penggiling Kulit Kacang2an

mesin pencacah rumput dan penghancur kulit kedelai

Mesin Coper Praktis Serbaguna untuk berbagai Kebutuhan Peternak

Jual Pakan Kelinci Nutrisi Lengkap Herbafeed

Pakan Kelinci Nutrisi Lengkap Herbafeed

Pakan Kelinci Nutrisi Lengkap Herbafeed

Jual Pupuk Organik Cair Urine Kelinci

CARA MENGOBATI GUDIK PADA KELINCI DENGAN OBAT SERTA CARA MENYUNTIKNYA

Scabies merupakan pengakit kulit yang dialami berbagai jenis hewan. Penyakit ini juga disebut kudis. Penyakit ini disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Pengobatan sederhana dengan menyuntikkan WORMECTIN sesuai dosis kemasan,ikuti petunjuk penyuntikannya.obat ini banyak sekali dipetshop atau toko pakan ternak..Yang jadi permasalahan sekarang.setelah penyutikan dilakukan kemudian penyakit scabie ini hilang, beberapa minggu lagi penyakit ini datang lagi, dan obat scabie ini seperti obat yang wajib yang harus ada dikandang ternak kelinci kita.


GUDIK PADA KELINCI
 


Selanjutnya simak pembahasan dibawah ini untuk  melanjutkan pemahamannya agar treatment pembasmian menjadi efektif. monggo…



SIKLUS HIDUP SCABIES
Oleh sebab itu rumput yg diambil dari lapangan dimana terdapat penggembalaan kambing maka penyebaran melalui rumput inilah yg banyak mendominasi. Pada penelitian laboratorium, artinya pada kondisi kering dan suhu kamar (antara 26-31 derajat Celsius)… tungau scabies hanya bisa bertahan 2-3 hari saja. Akan tetapi …itu pada kondisi “suhu kamar”. Jadi jika pada kondisi suhu dingin, dan lembab maka dia akan dapat hidup lebih lama lagi. 
Itulah sebabnya mengapa selalu disarankan alas kandang sebaiknya dalam kondisi kering dan bersih… karena kalau basah dan lembab , disitulah tungau tungau itu bersemayam dan selalu siap untuk melakukan serangan kekelinci kita. Sering kita jumpai terutama kalau kita beli ternak kelinci dari daerah yg beriklim dingin. ternak Kelinci kelihatannya sehat sehat saja, tidak menunjukkan gejala terkena scabies. Tetapi setelah dibawa kedaerah yg suhunya lebih panas … maka bermunculanlah tanda tanda scabies tadi.



tungau scabies itu biasa disebut Sarcoptes Scabiei itu ovipar artinya dia berkembang biak dengan cara bertelur. Justru karena telur itu tidak mati karena ivermectin tadi makanya harus dilakukan penyuntikan ulang sesudah telur menetas

Penyebaran scabies itu bisa dari mana saja.. dari hewan lain… dari manusia dan yg paling sering adalah dari rumput lapangan. Penyebaran melalui hewan bisa saja melalui ayam, sapi, kambing ataupun sesama kelinci. Penyebaran melalui manusia bisa terjadi kalau kita pegang pegang ternak  kelinci yg terkena scabies berikutnya kita pegang ternak kelinci yg sehat, maka bisa terjadi perpindahan tungau scabies tadi. Begitu juga dengan rumput lapangan. Dari hasil survey lapangan, kambing jauh lebih banyak yg terserang scabies dibanding domba dan sapi. 


Tungau dewasa akan bertelur dengan meletakkan diterowongan terowongan yg bahasa kerennya molting pouches yg bentuknya bisa lurus ataupun zigzag dan berliku-liku. Telur2 ini akan menetas menjadi larva dalam waktu 3 sampai 4 hari saja. Larva akan berkembang menjadi nimfa atau tungau muda, dan nimfa berkembang menjadi tungau dewasa. Dari larva sampai menjadi tungau dewasa dibutuhkan waktu 10 sampai 17 hari.Setelah menjadi dewasa tungau2 ini akan kawin dan bertelur kembali…ini adalah ilmu dasar  tentang siklus scabies dengan memahami pengetahuan ini semoga scabies tidak datang lagi dikandang kita..

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *