Halaman Facebook

Jual Abon Kelinci Sehat ICHIBON

Jual Pakan Kelinci

Jual Pakan Kelinci

Jual Obat Khusus Kelinci Lengkap

Jual Obat Kembung Kelinci

Prolinci obat kembung kelinci manjur

Wajib ada di kotak P3K kelinci Anda

Jual Probiotik Kesehatan Kelinci

Bionci probiotik kesehatan kelinci

Solusi cerdas memelihara kelinci




Jual Pupuk Organik Cair Urine Kelinci

Posts tagged kelinci hamil palsu

LAKUKAN CARA INI UNTUK MENGETAHUI KELINCI BUNTING ATAU TIDAK

MENDETEKSI KEBUNTINGAN PADA KELINCI  


Apa itu palpasi? Palpasi adalah suatu cara untuk memastikan induk kelinci hamil atau tidak, Untuk memastikan ternak kelinci hamil atau tidak, satu-satunya jalan ya harus dengan palpasi. Tidak bisa hanya mengandalkan cici-ciri. Karena apa? karena kelinci hamil semupun mempunya tanda tanda yg sama dengan kelinci hamil sungguhan.



Nah kalau kita hanya mengandalkan ciri-ciri tadi, kemudian ternyata hamil semu, kemudian karena prediksi kita dia hamil dan porsi pakan kita tambah, maka akan terjadi over konsumsi.Akibatnya ternak kelinci akan mengalami kelebihan energi yg otomatis akan terjadi penimbunan lemak. Penimbunan lemak ini kalau sudah terjadi di saluran reproduksi akan sulit dihilangkan. Ini berarti sudah terjadi kemajiran, yg artinya ternak  kelinci kita menjadi kelinci afkir…. Itu jeleknya kalau kita hanya mengandalkan ciri-ciri atau tanda-tanda. 


caranya palpasi, mudah-mudahan bisa dibayangkan dan dimengerti. Mula2 letakkan ternak kelinci diatas meja dengan kepala menghadap kearah kita. Tangan kanan memegang ternak kelinci dengan cara pegang telinganya dan disatukan dengan tengkuknya, dengan demikian ternak kelinci akan tenang dan tidak berontak. Pemeriksaan akan dilakukan dengan tangan kiri kita dengan memposisikan jari jempol dan keempat jari lainnya saling berhadapan dengan jarak 4 – 5 cm. Bentuk posisi jari2 ini dimaksudkan untuk memegang embryo dengan cara merapatkan jempol dengan keempat jari yg lain.

PALPASI PADA KELINCI


 Kemudian tangan kiri kita kita masukkan kebawah perut ternak kelinci kira2 diantara dua paha. Posisi jari jempol dan keempat jari lainnya kita sodokkan perlahan mengarah keatas sampai mentok, kemudian jari jempol dan keempat jari lainnya berusah mencari/memegang embryo dengan cara merapatkan jari2 tadi. Benjolan akan terasa
kira2 sebesar buah anggur dan kalau terpegang akan melejit, nggrunjel kesana kemari. Gerakan tangan kiri ini bisa kita gerakkan kearah depan atau belakang untuk mencari sambil berusaha memegang embryo tadi. Besarnya embryo pada umur 14 hari adalah sebesar buah anggur sehingga tidak mungkin keliru dengan faeces. Berbeda kalau kita palpasi pada umur 7- 8 hari. Embryo masih sebesar faeces. Tetapi dengan pengalaman kita bisa membedakan mana faeces, mana embryo. Kalau terpegang dan dia tidak lari2, maka itu artinya faeces. Tetapi kalau terpegang kemudian dia lari2, melejit kesana kesini maka itulah embryo. Demikian uraian saya semoga dimengerti, karena maklum lah penjelasan tanpa alat peraga memang agak sulit. Tetapi saya berharap masih bisa dimengerti.   
Kenapa kelinci bisa beranak diluar kotak? Kenapa kelinci tidak mencabuti bulu? Kenapa induk kelinci gak mau nyusuin anaknya? Kenapa anak kelinci hanya 2 atau 3 ekor?

Semua itu bersumber dari nutrisi yg tidak tercukupi, sehingga hormon bunting tidak muncul otomatis naluri sebagai calon ibupun ngga muncul. kesalahan mendasar yg hampir dijumpai dimana-mana. Setelah temen2 belajar tentang palpasi dan kemudian bisa mempraktikkan dikandang, 
kebanyakan peternak hanya beranggapan palpasi hanya sekedar kepengen tau apakah ternak kelinci kita positip bunting atau tidak. Atau mungkin tidak dipalpasi sama sekali dan kebanyakan peternak dalam pemberian pakan masih samarata antara bunting dan tidak bunting, menyusui dan pejantan tukang kawin
Padahal semua harus dibedakan porsinya dan ketika hasil palpasi positif kemudian  harus ada tindak lanjutnya. Kalau positip ya porsi pakan harus ditambah secara gradual/sedikit demi sedikit sampai kira-kira 1,5 kali porsi biasanya sampai waktu kelahiran, dan ditingkatkan sampai kira-kira 2 kali porsi biasa pada phase menyusui. Porsi pakan akan meningkat lagi sampai 3 kali porsi biasa pada saat anakan mulai ikut makan. 
Ini penting agar embryo yg akan berkembang menjadi janin tercukupi nutrisinya. Begitu juga si induk. Induk yangg tidak mendapat cukup nutrisi, dalam perkembangannya dia tidak akan merasa bunting sehingga secara naluri juga tidak akan siap. Ini juga yg menjadi sebab mengapa induk tidak mencabuti bulu untuk persiapan kelahiran, karena kelenjar susu juga tidak berkembang sehingga naluri keibuannya juga tidak muncul. Ini yg harus menjadi perhatian kita, mengapa palpasi penting karena bukan saja mengetahui positip bunting tidaknya kelinci, tetapi juga membantu memunculkan naluri keibuannya. Apabila hasil perkawinan negatip maka harus dilakukan pemantauan masa birahinya kembali, sebagai persiapan perkawinan berikutnya. 
Jika sudah terlanjur induk kelinci tidak mencabuti bulumaka kitalah yg harus merangsang pencabutan bulu itu. Ini jarang dilakukan oleh peternak. Kita harus “tega” mencabuti bulu siinduk, terutama yg didaerah perut/sekitar puting, ini gunanya merangsang pembuluh darah sekitar ambing agar kelenjar susu bisa berfungsi baik. Ilmu ini yg jarang dilakukan oleh pelaku ternak kelinci apabila menghadapi kendala siinduk tidak mencabuti bulu pada saat melahirkan…
BACA JUGA : CARA MENGOBATI TERNAK KELINCI YANG LUMPUH
Sampai ketemu dipost selanjutnya
Sumber..(arsip mercy)

KELINCI TIDAK PUNYA RAHIM LALU BAGIAMANA KELINCI BISA BERANAK SIMAK PENJELASAN BERIKUT

Judul post kali ini rada sedikit spektakuler….wwkw.., karena judul diatas saya jadi diomelin orang  pas kopdar di Sidoarjo, jatim. kata beliau  begini ” mas… yang namanya hewan menyusui itu berkembangbiaknya pasti melahirkan dan pasti ada rahim”….

sebenarnya niat awal cuma becanda tapi Btw…. anyway……. busway…., beliau sudah terlanjur nada tinggi jadi saya males mau ngejelasin,
Jadinya ya diem aja.. padahal mah  Cuma beda sedikit doank…semoga beliau baca post ini hahahaha…

Sistem reproduksi ternak kelinci

EMBRIO KELINCI





·        
kalau bicara soal peranakan kelinci jangan sekali kali membayangkan seperti peranakan pada manusia. Itu beda banget. Yg disebut uterus pada  ternak kelinci itu berupa selongsong/saluran yg awalnya hanya sebesar sedotan. Jadi sijabang bayi ini akan berkembang didalam kantung2/balon yg letaknya didalam selongsong.

uterus /sedotan tadi tadi. Nah uterus ini akan berkembang, membesar seiring dengan membesarnya si balon yg berisi janin kelinci tapi tidak melekat.
Dengan demikian pada waktu melahirkan, selongsong ini tidak mengalami perlukaan hanya memang mengalami pembesaran. Justru pada saat inilah kalau  ternak kelinci  dikawinkan kembali dia akan mempunyai kecenderungan beranak lebih banyak karena si selongsong cukup longgar (belum kembali mengecil) sehingga perkembangan zygote, embrio dan janin menjadi leluasa, tidak berdesakan. Jadi janin akan berkembang didalam uterus sampai lahir, tapi dia tidak melekat pada uterus sehingga uterus tidak mengalami luka apapun sehingga tidak ada istilah nifas pada kelinci.




SISTEM REPRODUKSI KELINCI


uterus disini adalah oviduct berupa saluran jalan masuknya  sel jantan… bukan rahim tempat menempelnya jabang bayi seperti pada rahim manusia. Jadi gamblangnya begini : kalau pada manusia/wanita dalam keadaan tidak hamil… kalau diadakan tindakan operasi pengangkatan rahim … itu bisa karena memang rahimnya ada, tapi pada  ternak kelinci tidak bisa dilakukan karena rahimnya tidakada. Rahim itu akan ada bersamaan dengan terjadi pembuahan, pembentukan zygote, embrio kemudian berkembang menjadi janin. Jadi rahim itu terbentuk didalam oviduct tadi.
·        
Oviduct itu disebut uterus tapi pengertiannya berbeda dengan rahim pada manusia. Jadi jabang bayi tidak melekat pada uterus sehingga memang tidak ada perlukaan disana. Pada perkembangan janin tadi uterus memang ikut membesar dan setelah melahirkan uterus akan mengecil itu benar… tapi sekali lagi uterus disini tidak sama dengan kondisi rahim manusia dimana kantung placenta dan ari2 menempel pada dinding rahim sehingga pada saat melahirkan terjadi perlukaan disana. Ini yg membedakan manusia dengan  ternak kelinci.


pada manusia setelah melahirkan dan hamil berikutnya memakai rahim yg sama, dikelinci tidak. Jadi pada  ternak kelinci pada saat lahir dan bunting berikutnya dia tidak lagi memakai rahim yg sama karena sudah gugur,keluar bersama placenta dan jabang bayinya. Bahkan dalam keadaan buntingpun  ternak kelinci bisa kita kawinkan (kalau dia birahi) dan bisa terjadi pembuahan. Yg artinya dia bisa bunting dengan rahim yg lain lagi. Jadi rahim disini jangan dibayangkan sama persis dengan rahim manusia. Kalau rahim di manusia ya yg itu2 juga, sehingga kalau terjadi operasi pengangkatan rahim wanita tsb sudah tidak bisa hamil lagi, sedangkan pada kelinci rahim itu berkembang bersama sama dengan perkembangan zygotenya. 
Sistim hormonal  ternak kelinci itu berbeda dengan sistim hormonal manusia. Hormonnya sama tapi cara bekerjanya tidak persis sama. Pada manusia .. setelah melahirkan akan terbentuk hormon prolaktin yaitu hormon untuk menyusui. Adanya hormon prolaktin ini akan menekan kerja hormon esterogen dan hormon progesteron. Padahal hormon ini hormon yg mempengaruhi pelepasan sel telur. Jadi Apabila hormon prolakti aktif maka pelepasan sel telur dari indung telur tidak akan terjadi sehingga dalam keadaan menyusui wanita tidak mungkin bisa hamil karena tidak ada sel telur yg bisa siap untuk dibuahi. Berbeda banget sama  ternak kelinci . ini hewan yg mempunyai keistimewaan dalam hal reproduksinya. Hormon menyusui dan hormon bunting bisa ada dalam waktu yg bersamaan. Jadi dalam kondisi menyusui yg artinya hormon prolaktin sedang tinggi2nya, tetapi hormon esterogen dan progesteronpun selalu siap untuk mendorong sel telur berovulasi. Itulah kehebatan hewan yg satu ini… jadi semua tergantung pada kita, apakah kita mau memanfaatkan kelebihannya atau tidak.
· 
       
Kalau manusia melahirkan rahimnya tetap dan terjadi perlukaan pada tempat dimana kantung placenta menempel. Tapi pada  ternak kelinci rahimnya gugur bersama dengan placentanya, Jadi perlukaan bukan pada rahim tetapi pada gantungan rahim tadi. Pada manusia sel telur diproduksi di indung telur, dan akan turun kerahim kemudian menempel didinding rahim sampai siap dibuahi. Apabila tidak terjadi pembuahan maka akan gugur dan biasa disebut menstruasi. Pada peristiwa ini terjadi pengelupasan dinding rahim sehingga terjadi pendarahan. Besar kecilnya pendarahan tergantung pada besar kecilnya pengelupasan tadi. Apa bila terjadi pembuahan, maka sel telur yg telah dibuahi tadi akan membentuk Zygote.. 
·        
berkembang menjadi Embrio selanjutnya menjadi Janin dengan tetap menempel pada dinding rahim karena dari sanalah aliran makanan dari si ibu ke jabang bayi berlangsung yaitu melalui tali pusat dan cairan placenta. Pada saat melahirkan semua akan gugur dengan meninggalkan perlukaan bekas menempelnya kantung placenta tadi. Berbeda dengan  ternak kelinci. Kelinci sel telurnya ada setiap saat dan setiap saat pula siap untuk dibuahi oleh sel jantan. Akan tetapi sel telur ini hanya bisa dibuahi kalau folikel atau pembungkus sel telur tadi pecah. Nah pecahnya folikel tadi bisa terjadi kalau ada rangsangan. Rangsangan tadi akan mengaktifkan kelenjar Gonad dan akan mengeluarkan hormon GnRH serta hormon FSH untuk memecah folikel sehingga sel telur bisa dibuahi. Setelah dibuahi maka terbentuk Zygote dan berkembang menjadi Embrio. Pada umur kebuntingan 14 hari apabila  ternak kelinci kita potong maka akan tampak embrio yg bergelantungan berbentuk seperti buah anggur. Nah embrio itu ada didalam rahim dan akan keluar bersama si jabang bayi tadi. Perlukaan hanya terjadi sebesar gantungan tadi. Pada manusia rahim yg tadinya hanya sebesar telur ayam akan ikut berkembang menjadi besar menyesuaikan dengan besar/tumbuhnya si jabang bayi. Pada saat melahirkan rahim yg telah membesar tadi akan mengecil kembali sambil memperbaiki kerusakan sel dinding rahim, nah inilah yg disebut masa nifas.. dikelinci peristiwa ini tidak ada… itulah sebabnya ternak kelinci begitu melahirkan bisa langsung dikawinkan dan bisa terjadi pembuahan.


seperti yg di jelaskan diatas..  ternak kelinci dalam keadaan buntingpun bisa terjadi pembuahan berikut dengan selisih waktu, karena sistim reproduksi yg sangat berbeda dengan mamalia lain. Jadi jangan heran kalau ada kelinci beranak dan selang seminggu atau dua minggu kemudian beranak kembali, karena memang rahimnya berbeda sama manusia atau mamalia lain yg menggunakan rahim ya itu2 juga.

Jadi kalo  ternak kelinci pas bunting rahimnya ada kalo pas tidak bunting rahimnya ya tidak ada..rahimnya terbentuk bersama2 dengan janin..
nah udah pahamkan kelinci itu tidak mempunyai siklus haid juga nifas

pas nanti saya shere di group2  facebook jangan – jangan nanti ada yang protes..apa gak kasihan sama  ternak kelinci kita..habis beranak kok dikawinkan..
 yang protes itu gak ngerti kelinci.. kalo yang tau sistem reproduksi kelinci, kelinci itu adalah hewan  yang mempunyai  sistem reproduksi yang sangat luar biasa yang tidak dipunyai oleh hewan lain, jadi kalo  ternak kelinci itu kita perlakukan sebagai hewan produksi, ya kemampuannya itu harus kita berdayakan seoptimal mungkin. sekarang apa bedanya sama ayam broiler…kenapa gak ada yang kasihan sama ayam-ayam broiler,, kok tidak ada yang protes… padahal ayam itu yang jantannya diambil sel jantannya buat IB si betina, jadi betinanya setiap hari betelur tanpa henti..karena memang gen mengeramnya sudah hilang, jadi betinanya sanggup bertelur sepangjang masa tanpa keinginan mengeram, dan telurnya ditetaskan untuk suplai DOC dipeternakan ayam potong.. dan kemampuan itu yang dimanfaatkan secara maksimal..
(Arsip Mercy)
masih banyak sekali ilmu2 yang bermanfaat diblog ini, silahkan telusuri semua/jelajahi semua yang ada di blog ini….semoga blog ini bisa mencerdaskan pelaku  ternak kelinci seindonesia…

PERNAH MENGALAMI KELINCI GAGAL BUNTING BERIKUT SOLUSINYA

KELINCI YANG HAMIL SEMU DAN GAGAL BUNTING TIDAK AKAN TERJADI LAGI

 

Karena tadi pagi ada yang inbox ke kami tentang  judul diatas, ini kami post semoga bisa membantu. Masalah repruduksi pada ternak kelinci sepenuhnya dipengaruhi oleh gizi dan pola pakan.Terjadinya  Pembuahan sempurna pada ternak  kelinci urutannya :

Birahi
Kawin/coitus
Rangsangan
Kelenjar pituitary
kelenjar gonad
Hormon gonadropin
Folikel pecah
Pembuahan seltelur oleh sel jantan
Hamil atau bunting

Catatan penting : jeda waktu antara no 3 sampai no 7/antara Rangsangan sampai
Folikel pecah butuh waktu 8-10 jam. Dalam waktu jeda tersebut ternak kelinci tidak boleh mengalami gangguan sehingga mengakibatkan stress yang bisa mengganggu jalannya hormone tadi. Inilah alasan kami lebih memilih mengawinkan ternak kelinci disore hari. Karena malamnya sudah sepi tidak ada ganguan, kalo dikawinkan pagi maka jeda 8-10 jam, ternak kelinci pasti akan terganggu karena banyak sekali kunjungan kekandang, ngobrol ngalor ngidul gak karuan, cengegesan dikandang, kalo seandainya  ternak kelinci bisa ngomong pasti dia bakalan marah2  “dasar manusia cepet pergi deh loo…ganggu tidur siang gua aja “wkwkw

Kami jelaskan satu persatu..

Birahi. Masa birahi bervariasi tergantung individunya, tetapi rata2 antara 4 sampai 11 hari.kalo masa birahi diluar angka tadi berarti ada yang salah dengan gizi dan pola pakan.ada sebagian peternak yang member daun wortel. Kandungan yg paling penting pada daun wortel adalah paspirine yang bermanfaat untuk merangsang kelenjar pituitary (kelenjar di bawah otak) yaitu kelenjar berperan penting dalam memberikan pesan untuk pelepasan hormon seks sehingga dapat meningkatkan fungsi kerja kelenjar endokrin dalam menjaga kesuburan sistem reproduksi, jadi paspirine bermanfaat untuk  menyuburkan sistem reproduksi. Tapi yang paling pas ya memperbaiki gizi pakan ternak kelinci kita.

Kawin /coitus. Tidak usah dijelaskan semuanya udah pada paham..hehehe(dilarang cengegesan).biasanya pejantan yang kegemukan susah sekali coitus, penisnya belum masuk udah letoi…haha ini bukan porno loo yaa..setelah ditunggu 30 hari tidak beranak, lha emang kawinnya gak kena.. Oleh sebab itu yang paling bijaksana dalam mengawinkan ternak kelinci, tidak saja mendeteksi kesiapan fisik (ditandai dengan merah dan bengkaknya vulva) tapi juga siap secara psikologis. .  Ini bisa dengan cara mengusap punggung sampai kearah ekornya, atau antara kedua pangkal paha belakangnya.Kesiapan ditunjukkan dengan gerakan nungging.

Rangsangan. Baik itu rangsangan fisik maupun emosional ataupun rangsangan akibat keluarnya veromone dari si jantan. Dalam hal menarik pasangan si jantan sering mengeluarkan zat penarik lawan jenis dan berbau khas dan bisa membuat si betina menjadi terangsang. Rangsangan fisik biasanya sentuhan dibagian belakang, paha belakang sampai kedaerah atas ekor dan ini biasanya akan mendapat respons dengan menaiknya pangkal ekor. dilihat perilaku betina pada proses perkawinanannya tadi. Kalau betinanya lari2 terus walaupun akhirnya kena, kemudian dinaikin kedua kalinya sibetinanya lari2 sampai cenderung berdiri seolah olah mau melarikan diri, ya itu tandanya dia belum sepenuhnya mendapat rangsangan. Itu bisa kita kita amati kembali kondisi kebirahiannya untuk dikawinkan kembali. Perilaku betina pada saat kita kawinkan juga bisa menjadi indikator apakah pada saat itu betina mendapatkan rangsangan atau tidak. Ada betina yg kalau dikawinkan lari2 tapi pada saat jantannya berhenti mengejar dia berbalik yg ngejar, dikejar sama jantannya dia lari lagi. Itu adalah bentuk birahi si betina dalam membangkitkan rangsangan. Ada yg langsung nungging, jelas ini kondisi yg paling siiip.

Kelenjar pituitary. kelenjar ini sangat peka cahaya karena letaknya persis dibelakang mata. Kelenjar gonad.pada saat menerima rangsangan, kelenjar pituitary akan merangsang kelenjar gonad untuk mengeluarkan hormon gonadothropin.

Hormon gonadothropin Hormon inilah yg menyebabkan folikel sel telur pecah dan siap untuk dibuahi oleh sel jantan. (jadi bukan sel jantan yg menerobos/memecah selaput sel telur). Jeda waktu 8 – 10 jam itulah waktu yg diperlukan dari saat hormon dikeluarkan sampai memecah folikel sel telur. Dalam tenggang waktu jeda tersebut, ternak kelinci tidak boleh mengalami gangguan sehingga mengakibatkan stress yg bisa mengganggu jalannya hormon tadi.

PITUITARY GLAND



   

Folikel pecah. Pada manusia sel telur diproduksi di indung telur, dan akan turun kerahim kemudian menempel didinding rahim sampai siap dibuahi. Apabila tidak terjadi pembuahan maka akan gugur dan biasa disebut menstruasi. Pada peristiwa ini terjadi pengelupasan dinding rahim sehingga terjadi pendarahan. Besar kecilnya pendarahan tergantung pada besar kecilnya pengelupasan tadi. Apa bila terjadi pembuahan, maka sel telur yg telah dibuahi tadi akan membentuk Zygote.. berkembang menjadi Embrio selanjutnya menjadi Janin dengan tetap menempel pada dinding rahim karena dari sanalah aliran makanan dari si ibu ke jabang bayi berlangsung yaitu melalui tali pusat dan cairan placenta. Pada saat melahirkan semua akan gugur dengan meninggalkan perlukaan bekas menempelnya kantung placenta tadi. Berbeda dengan ternak  kelinci. Ternak Kelinci sel telurnya ada setiap saat dan setiap saat pula siap untuk dibuahi oleh sel jantan. Akan tetapi sel telur ini hanya bisa dibuahi kalau folikel atau pembungkus sel telur tadi pecah. Nah pecahnya folikel tadi bisa terjadi kalau ada rangsangan. Rangsangan tadi akan mengaktifkan kelenjar Gonad dan akan mengeluarkan hormon GnRH serta hormon FSH untuk memecah folikel sehingga sel telur bisa dibuahi.seperti penjelasan sebelumnya. Pembuahan sel telur oleh sel jantan.Setelah dibuahi maka terbentuk Zygote dan berkembang menjadi Embrio. Hamil atau bunting. Pada umur kebuntingan 14 hari apabila ternak  kelinci kita potong maka akan tampak embrio yg bergelantungan berbentuk seperti buah anggur.

 


embrio kelinci


Nah dari penjabaran diatas kita akan tahu. ternak  Kelinci mandul, majir, hamil semu dan lain-lain
Yang pertama:
ternak Kelinci mandul , jika mandul berarti system reproduksinya bermasalah,yang seperti ini berarti harus out dari kandang/sembelih.
ternak Kelinci majir,ternak kelinci majir bisa karena kegemukan. Penimbunan lemak ini kalau sudah terjadi di saluran reproduksi akan sulit dihilangkan. Ini berarti sudah terjadi kemajiran, yg artinya ternak kelinci kita menjadi kelinci afkir….sedikit tips untuk kelinci kegemukan. Modifikasi pakannya. Apanya yang dimodifikasi?? Kadar serat dalam pellet. Serat adalah bagian makanan yang tidak bisa dihancurkan oleh enzim2 pencernaan, sebagian serat kasar ini adalah .
Pectin
Selulosa
Hemiselulosa
Lignin

Tapi walaupun tidak dapat dicerna serat kasar ini wajib ada dalam pencernaan ternak  kelinci. Untuk membantu proses pencernaan kelinci. Ada 2 jenis serat yang pertama serat terlarut dan serat tidak terlarut. Misalnya kelinci mengkonsumsi serat sebanyak 10 gram, 8 gram merupakan serat tidak terlarut langsung bekerja dipencernaan, dan 2 gram merupakan serat terlarut, diserap oleh jonjot2 usus kemudian masuk keperedaran darah menggandeng asam empedu  bersama sam mengikat kolesterol dalam darah. Dan akhirnya hati akan kekurangan asam empedu . maka hati akan mengambil lemak dalam darah dan jaringan sel untuk disintetis menjadi asam empedu kembali. Ini solusi untuk ternak kelinci yang kegemukan. Jika belum bisa dalam formulasi pakan/ memodifikasi seratnya. Lakukan pemberian pakan full rumput pada ternak kelinci yang kegemukan, karena rumput sangat tinggi kandungan serat kasarnya.

Hamil semu. kalau kita mengawinkannya tidak pada puncak birahi sehingga rangsangan didapat justru setelah lewat 3 hari, waktu dimana sel sel jantan sudah mati dan tidak bisa lagi membuahi sel telur, maka ini yg bisa berakibat bunting semu. Jadi setelah rangsang didapat, kelenjar gonad mengirim hormon gonadotrophine untuk memecah folikel pembungkus seltelur, tetapi tidak ada sel jantan yg membuahi. Kemudian terjadi perubahan hormon dalam tubuh, dimana hormon2 bunting dibentuk maka dia akan berperilaku seperti layaknya ternak kelinci hamil. Inilah yg disebut sebagai pseudo ptegnancy atau hamil semu. Hamil tapi jadwal mundur. Kalo anakan sedikit pasti jadwal mundur, karena masih longgar bayinya belum kedorong ke ujung uterus. Jika pembuahan mundur maka jadwal kelahiran juga aka mundur. Kemunduran lain juga bisa disebabkan matinya jabang bayi yang paling depan, sehingga dia tidak terdorong menuju vulva / vagina dan menghalangi jalan lahir bagi yang lain, Oleh sebab itu tindakan penyuntikan Oxytocin sangat diperlukan untuk menghindari hal tersebut.

Melanjutkan pembahasan yang lalu tentang hail semu,Ini diskusi beberapa tahun yang lalu  sama mas tanto bunny rabbitry, katanya ternak kelincinya ada sebagian yang hamil semu. Kembali keteori. Terjadinya pembuahan karena adanya rangsangan, Rangsangan tadi akan mengaktifkan kelenjar Gonad dan akan mengeluarkan hormon GnRH serta hormon FSH untuk memecah folikel sehingga sel telur bisa dibuahi oleh sel jantan, Setelah dibuahi maka terbentuk Zygote dan berkembang menjadi Embrio..

Karena sel jantan bisa hidup didalam uterus maka pembuahan juga bisa terjadi pada masa2 itu. Jadi kalau pada perkawinan hari pertama sibetina tidak mendapat rangsangan sehingga folikel pembungkus sel telur tidak pecah, maka tidak akan terjadi pembuahan. Akan tetapi pada hari berikutnya, misalnya sibetina mengalami rangsangan akibat betina kandang sebelahnya kawin,atau kejadian lainnya, maka rangsangan tadi bisa mengakibatkan pecahnya folikel sehingga terjadi pembuahan. Pembuahan yg mundur ini juga bisa mengakibatkan jadwal kelahiran yg mundur pula. Celakanya, kalau kita mengawinkannya tidak pada puncak birahi sehingga rangsangan didapat justru setelah lewat 3 hari, waktu dimana sel sel jantan sudah mati dan tidak bisa lagi membuahi sel telur, maka ini yg bisa berakibat bunting semu.

Rangsangannya bisa secara fisik maupun emosional ataupun rangsangan akibat keluarnya veromone dari si jantan. Dalam hal menarik pasangan si jantan sering mengeluarkan zat penarik lawan jenis dan berbau khas dan bisa membuat si betina menjadi terangsang..

Melihat video inseminasi ternak kelinci dieropa setelah diinseminasi kelincinya disuntik..mungkin ini disuntik hormon GnRH serta hormon FSH..bisa lansung bekerja memecah folikel…saya cari di google apakah ada yang menjual hormone ini..ya memang ada hormon GnRH (Gonadotrphin Releazing Hormon ) dengan merek dagang “Fertagyl” dan hormone FSH-RH (Folicle Stimulating
Hormone- Releazing Hormon) merk dagangnya “receptal” kalo tidak salah…tapi harganya suangat muahal bingit..

Kemudian saya pikir2 hormon ini ada dalam tubuh ternak kelinci kenapa tidak diextrasi saja seperti pemijahan di ikan lele yang diambil kelenjar hypofisanya kemudian ditambahi dengan aquabides..tapi saya ndak tau kelenjar hypotalmus/pituitary yang merangsang klenjar gonad berada dimana..kalo didukumensih dibelakang mata..tpi bentuknya seperti apa ndak tahu saya…

Kemudian saya focus saja sama rangsangan fisik/rangsangan dengan tangan, dengan sentuhan dibagian belakang/vaginanya, paha belakang sampai kedaerah atas ekor dan ini biasanya akan mendapat respons dengan menaiknya pangkal ekor..dan ini dilakukan berulang2 setelah terjadi coitus,biasanya saya sampai 5-7menit..ini yang sering dibilang temen2 dengan metode “WIL-WIL” atau kepanjangan metode jawil-jawil.

metode wil2

dengan metode ini diharapkan ternak kelinci akan segera mendapat rangsangan, sehingga folikel akan segera pecah, dan pembuahan sel telur oleh sel jantan akan segera terjadi, sehingga bisa dipastikan ternak  kelinci akan positif bunting..
Semoga bermanfaat