Jual Mesin Giling Pakan Ternak

Jual mesin giling kacang-kacangan untuk pakan ternak

Jual mesin giling kacang-kacangan untuk pakan ternak

Jual Probiotik Kesehatan Kelinci

Bionci probiotik kesehatan kelinci

Solusi cerdas memelihara kelinci

Mesin Giling dan Cacah Multifungsi – Bisa untuk berbagai kegunaan Petani dan Peternak

Pengiriman menggunakan jasa cargo

Pengiriman menggunakan jasa cargo

Jual Mesin Pencacah Rumput dan Penggiling Kulit Kacang2an

mesin pencacah rumput dan penghancur kulit kedelai

Mesin Coper Praktis Serbaguna untuk berbagai Kebutuhan Peternak

Jual Pakan Kelinci Nutrisi Lengkap Herbafeed

Pakan Kelinci Nutrisi Lengkap Herbafeed

Pakan Kelinci Nutrisi Lengkap Herbafeed

Jual Mesin Pellet Pakan Ternak

Mesin Pencetak Pelet Pakan Ternak

Mesin Pencetak Pelet Pakan Ternak

Jual Pupuk Organik Cair Urine Kelinci

Jual Obat Kembung Kelinci

Prolinci obat kembung kelinci manjur

Wajib ada di kotak P3K kelinci Anda




Monthly archives for March, 2018

TIPS MEMBUAT PAKAN FERMENTASI UNTUK KELINCI

 

 

ADA YANG SUDAH PRAKTEK MEMBUAT SILASE? SIMAK PENJELASAN BERIKUT

Diawal tahun pertama ternak kelinci, dulu ane juga sering berkreasi tentang pakan ternak kelinci,  cari referensi dari youtube, dan blog-blog kelinci yang ada ditahun itu. Dari group-group fb, grup fb perkambingan, sampai group peternakan sapi. Segala hijauan dicacah-cacah, kasih bakteri ini itu, masukin plastic, dibungkus masukin tong atau drum. Biar hijauannya awet jadi kalau mau kasih pakan ke ternak kelincinya tinggal ambil hijauan didalam drum kemudian ditutup lagi, atau biasa disebut silase.

 

 

Para newbitol / pemula di ternak kelinci yang saya jumpai ternyata ada yang berpikiran seperti ini.

 

Haduwh ayo ndang podo taubat..ente  sukanya nipu kelinci…….

 

Yang pakai gedebog pisang apalagi..itu namanya mlarah bin mblegedes……

 

pelatihan managemennt ternak kelinci

ternak kelinci itu termasuk psedoruminansia atau artinya ruminan palsu, ya memang dia tidak punya rumen atau perut babat. Tapi untuk pencernaanya dia butuh serat kasar yang tinggi. Pada hewan ruminansia, sapi , kambing dll. Serat kasar dibutuhkan sebagai tempat berkembangnya bakteri rumen, yang mana bakteri rumen ini akan menangkap  nitrogen bebas sebagai pembentuk protein. Sedangkan pada kelinci serat kasar hanya di gunakan untuk membuat nyaman kerja/ gerak  paristaltik jonjot usus. Ini bedanya, itulah mengapa pemberian silase yang sering  digunakan sebagai pakan sapi atau ruminansia lain tidak cocok untuk kelinci. Karena pembuatan silasi biasanya dengan menggunakan hijauan/ rumput/ jerami. Dengan kadar protein rendah tapi disitu dicampurkan urea sebagai bahan dasar nitrogen bebas. Yang mana nitrogen  bebas ini akan ditangkap bakteri rumen sebagai pembentuk protein. Mangkannya sapi yang pakai pakan silase cepet perkembangannya.

 

 

Penambahan nitogen bukan protein yaitu urea sudah umum digunakan pada ternak ruminansia.  Nitrogen bukan protein yaitu urea akan diolah oleh microba rumen yang berakibat pada perkembangan microba itu yang begitu pesat. Makin membludak microbanya maka yg mati dari microba itu juga semakin banyak, nah microba yg mati ini lho yang jadi sumber protein bagi ruminansia.

 

Lha kalo kelinci fase pencernaan makanan oleh microba tidak pada rumen , yach karena memang dia tidak punya rumen kayak sapi. Jadi jangan gebyah uyah doong..,, sama-sama herbivore/pemakan  tumbuh-tumbuhan tapi system pencernaanya beda kelessss….,

 

 

pada kelinci  fase pencernaan oleh microba terjadi pada sekum. Kalo pas lagi  sembelih ternak kelinci dan dibedah perutnya ada ususu yang paling besar, nah itulah sekum kelinci. Disitulah pencernaan makanan oleh microba terjadi. Atau istilah bekennya fermentasi. Tapi ini bukan seperti yang terjadi pada rumen sapi.

 

 

Udah banyak kok penelitian tentang ini.

 

Yaitu Cheeke PR trus lagi Lebas F. ada lagi M. Cholin… ya mungkin mereka awalnya beranggapan kalo ternak kelinci punya aktifitas fermentasi dipencernaannya yaitu ya disekumnya tadi.  Jadi yo mungkin bae bakterine iku iso jadi sumber protein dengan memanfaatkan sumber nitrogen bukan protein yaitu urea..

 

 

Lha jebule setelah dilakukan penelitian dengan pakan kelinci ditambah urea. Hasilnya pertambahan bobot ternak kelinci tidak signifikan alias pada bae atau sami ugi sami mawon, ora ngefek…….

Dari situ disimpulkan bakteri dipencernaan kelinci ora iso merubah urea menjadi protein yang bisa dimanfaatkan dalam sesuatu yang lebih menguntungkan pada ternak kelinci.

 

Entah  berapa kuintal dulu silase yang saya buat, akhirnya setelah dapet penjelasan diatas silase langsung tak buang jadi kompos buat nanem sayuran.

 

Pertanyaan :

 

“ dari penjelasan diatas, ane ada pertanyaan oom. Jika urea bisa menambah jumlah protein pada ternak ruminansia, berate otomatis konsentrat sapi itu ditambahkan urea didalamnya, jika pada rumen sapi urea bisa dirubah menjadi protein, lha kalo kelinci yang dipakan konsentrat sapi bagaimana. Tentu tidak berubah menjadi protein. Lha trus kemana itu perginya nitrogen dari urea ??”

 

kosentrat sapi meneh, bosen gua..kalo masalah konsentrat sapi kami gak bisa jawab. Nanti ribut lagi.. tapi jika imaginasimu berkata seperti itu ya… mau bagaimana lagi…

 

 

saya ada sedikit referensi..

 

pernah dengar tentang azzola untuk pakan kelinci..kadang ada yang jualan bibitnya tuh di group. Azzola adalah jenis tanaman air yang tinggi akan kadungan protein, kandungan asam aminonya pun lengkap. Penggunaan sebagai pakan campuran ternak kelinci sangat dianjurkan.

Tapi kami harus bijaksana dalam penggunaanya..udah pernah dengar belum kelinci yang keracunan azzola…karena ada efek negatifnya maka penggunaan dalam ransum ternak  kelinci harus dibatasi hanya digunakan beberap persen saja dalam total ransum ternak kelinci. Karena kandungan nitrogennya yang tinggi pada tanaman azzola, tidak boleh dipakai sabagai pakan utama ternak kelinci kita.

 

 

Juga pada rendeng kacang tanah, lihat akarnya , ada bintil-bintil, nah disitu juga banyak nitrogennya. Nitrogen yang tinggi pada tubuh kelinci akan menjadi nitrit, nitrat akan tereduksi menjadi nitrit. Nah nitrit inilah yang akan mempengaruhi daya ikat oksigen oleh hemoglobin, sehingga darah akan kekurangan oksigen. Dan dalam dosis tinggi dan waktu terus menerus maka akan terjadi kematian pada ternak kelinci.

 

Kami tidak dilarang memakai azzola pada campuran ransum pellet  ternak kelinci.tapi hanya jumlah prosentasenya yang dibatasi…

Begitu juga dengan konsentrat sapi ada urea..berapa jumlah kandungan ureanya, ketika masuk ke perut kelinci masih berupa urea atu bisa berubah menjadi nitrogen..berapa batasannya jika mau di mix dengan ransum pellet kelinci…ada pengaruhnya apa enggak..

Sumber :

1.       Mr Xxx, 2011 Everything you need to know about rabbit (kitab mercy)

2.       Lebas F and M. Colin 1973 Effect of the addition of urea to low protein diet for the growing rabbit.

3.       Cheeke Peter R . and Patton Nephi  M.1982 Rabbit production INC.USA.

KELINCI STRESS DAN TIDAK MAU MAKAN BERIKUT TIPS CARA MENGATASINYA

Setiap bulan puasa dan ketika menjelang lebaran pasti ada saja , ternak kelinci yang mati akibat stress karena suara pet@san. Mau bagaimana lagi, apa kita harus marah sama yang nyalain pet@san.??, tentulah tidak mungkin.!, hal yang penting tapi sering terabaikan oleh peternak adalah slogan “ GET INTO THE RABBIT HABIT”. Ya memang pelajaran ini yang paling sulit, pelajaran yang paling susah dan djimet…ternak  kelinci didalam kandang tapi kita dituntut memodifikasi  pola hidupnya seperti dialam liar.

 

kelinci stress

 

 Masih banyak yang beranggapan ternak  kelinci  harus dengan seuasana yang  tenang, agar ternak kelinci tidak mudah stress.. ya ini memang benar !! tapi suasana tenang itu bisa juga menjadi bencana pada ternak kelinci.

Kelinci dialam liar ketika ada predator,dia bisa lari dan sembunyi, nah ketika dikandang kelinci tidak bisa lari dan sembunyi, jika seperti itu ternak kelinci akan mudah menjadi stress..maka tugas kita adalah menghilangkan predatornya. Yang dianggap predator oleh ternak  kelinci tidak hanya hewan pemangsanya saja (anjing, sriggala, dll). Tapi juga sesuatu yang dirasakan sebagai hal yang tidak biasa, sesuatu yang membahayakan jiwanya, sesuatu yang membuat tidak nyaman akan dianggap kelinci sebagai predator termasuk suara mercon dan pet@san.

Sebagai contoh, sebuah peternakan didaerah bandung,  dikaki gunung dan dipinggir hutan, suasana sangat sepi, lewat jam 12 siang sudah tidak ada suara manusia karena pekerja kebun sudah pada pulang. Suasana yang sangat tenang dan sepi inilah yang  membuat kondisi berbahaya buat kelinci, ada suara sedikit saja ternak kelinci langsung gerubak-gerubuk. Seluruh kandang bergetar, besoknya pasti ada yang mati.


Lalu disiasatilah dengan memasang radio di masing2 kandang, disetel keras2, 24 Jam non stop, sejak saat itu mau ada suara apapun  kelinci akan cuek2  saja. Dengan memasang radio keras2membuat suara2 yang tadingnya datang dianggap sebagai predator akan menjadi hilang karena sudah terbiasa, jadi jika ternak kelinci sudah terbiasa dengan suara bising, suara mercon atau pet@san pun tidak akan menjadi kendala.jadi kata kuncinya disini adalah “membiasakan” ternak kelinci.

Yang seperti ini kadang juga sering kita jumpai dipeternakan ayam potong.. memasang radio 24 jam non stop.



RUMPUT YANG BAIK UNTUK MAKANAN KELINCI

    CONTOH HIJAUAN UNTUK PAKAN KELINCI

Mohon maaf sebelumnya, untuk pelaku ternak kelinci bagi pemula, mungkin ini nanti  yang kami sampaikan bertentangan dengan pengalaman teman- teman ternak kelinci ketika dikandang. Jadi sebelumnya saya minta maaf dahulu, tidak bermaksud untuk menyinggung, juga bukan bermaksud untuk menggurui, blog ini adalah media untuk pembelajaran, semuanya kita belajar, kami juga masih belajar, blog ini juga untuk  kita berbagi pengetahuan, tentunya pengetahuan yang benar, bukan pengetahuan yang membuat kita malah menjadi bingung.

hijauan untuk kelinci

MARI DIMULAI…….

Hijauan yang baik untuk ternak kelinci adalah semua jenis tumbuhan/hijauan yang mempunyai daging daun yang lunak dan atau berbulu halus ! artinya boleh berbulu halus atau tidak. Itu prinsip utamanya.
Jadi kalau ada pertanyaan “daun mangga boleh ngga? daun nangka boleh nggak ?”
Tentu dengan serta merta kita harus menjawab “TIDAK”.
Mengapa ? karena dari kedua daun itu mempunyai daging daun yang keras.
Lalu bagaimana kalau ada pernyataan ” kelinci saya suka”.
Ya itu sih boleh2 saja tapi kita kembalikan pada pokok persoalan yaitu hijauan yang baik untuk ternak kelinci
artinya hijauan yang bisa membuat ternak  kelinci “hidup”, ” tumbuh ” dan “berkembang”. 
Hidup dalam artian hidup dan sehat, tumbuh artinya bertambah besar dan berkembang artinya bisa beranak pinak dengan baik. Lalu bagaimana dengan bulu halus ? kalau bulunya kasar bagaimana ? Bulu2 yg halus membuat pencernaan menjadi lebih nyaman sedangkan bulu2 kasar mengindikasikan kadar silika (Si O2) yg tinggi. Kadar silika yg tinggi ini didalam usus kelinci akan berakibat seperti ampelas. Dinding usus akan mengalami iritasi terutama mucosa ususnya. lama kelamaan usus akan menjadi berlubang-lubang yang berkelanjutan pada kematian. Hijauan yang termasuk berbulu kasar ini antara lain adalah daun bambu, daun padi dan juga alang2.
Itulah sebabnya konsentrat sapi  pada post sebelumya dilarang digunakan untuk ternak  kelinci karena didalamnya ada bahan baku yang berasal dari jerami/daun padi yang mengandung silica tadi, Tentang konsentrat sapi untuk  ternakkelinci yang lebih lengkap silahkan klik disini. Disamping prinsip utama diatas ada prinsip lain yang logis yaitu dengan mengembalikan ke habitnya. Kalau saja kelinci ini dilepas liarkan apakah dia bisa memakan daun nangka? daun mangga atau daun lain yg letaknya jauh diatas ? kalau tidak berarti daun2 itu bukan pakan alami ternak kelinci. Itu adalh prinsip2 dasar kita memilih hijauanyang baik untuk ternak kelinci sebagai pakan utama ternak  kelinci kita.
Secara umum itulah prinsip dasar hijauan yang baik untuk ternakkelinci, tetapi masih harus kita pilah lagi jenis rumput yg memabukkan ataupun yg beracun tentu tidak bisa kita berikan pada ternak kelinci kita.
Jenis rumput setaria juga kurang cocok untuk ternak kelinci, mengapa? karena rumput setaria kandungan oksalatnya tinggi. Kandungan oksalat yg tinggi ini akan mengikat kalsium dalam darah sehingga kelinci akan mengalami kekurangan kalsium. Akibatnya pembentukan tulangpun akan terganggu,tulang menjadi lemah kurang padat bahkan sering terjadi kelumpuhan (ngesot) akibat struktur tulang yang kurang baik. 
Ada pula jenis hijauan dari keluarga mimosa pudica yaitu jenis rumput putri malu, lamtoro ataupun petai cina. memang kandungan protein dari hijauan ini cukup tinggi, akan tetapi kandungan mimosannya dapat mengakibatkan kerontokan bulu. Bahkan ketika diberikan pada kelinci hamil dibawah 10 hari makan akan terjadi abortus/ keguguran pada induk kelinci, 

Dari semua jenis rumput/hijauan semuanya memiliki kandungan protein yang cukup seimbang, artinya kandungan asam amino esensialnya cukup berimbang. Akan tetapi kesemuanya kurang mempunyai kandungan energi yang memadai bahkan boleh dibilang rendah. Hal inilah yang mengakibatkan kalau kita memberikan pakan berupa hijauan saja, kelinci akan tetap bisa berkembang/besar tetapi secara bobot akan tertinggal. Kurangnya kandungan energi  inilah yang menjadikan masa otot kurang berkembang, sehingga kelinci kelihatannya saja besar tetapi bobotnya ringan.
Masih ada kelanjutanya ..tunggu post selanjutnya
masih banyak sekali ilmu2 yang bermanfaat diblog ini, silahkan telusuri semua/jelajahi semua yang ada di blog ini….semoga blog ini bisa mencerdaskan pelaku ternak kelinci seindonesia…
industrikelinci.com

Incoming Search Terms :
  • kumpulan jenis makanan kelinci
  • makanan kelinci yg bergizi
  • rumput pakan kelinci yang bagus
  • rumput gajah untuk kelinci
  • makanan favorit kelinci
  • bolehkah kelinci makan nasi
  • jenis makanan kelinci anggora

TIPS UNTUK MENGOBATI KELINCI MENCRET DENGAN OBAT ALAMI

Wajib dibaca dan dihafal karena tulisan ini harus menjadi pengetahuan dasar bagi para pelaku  ternak kelinci,

kotoran kelinci yang terkena diare


Jadi kita harus bisa  mendiagnosa diare karena apa…? diare kan banyak penyebabnya. Bisa karena kuman/bakteri, bisa karena kekurangan serat kasar atau karena stress. Stresspun bisa banyak penyebabnya. Bisa karena perubahan cuaca, karena gangguan luar, perubahan pakan ataupun devisiensi vitamin tertentu. Kalau kita bisa mengetahui penyebabnya kan bisa kita ambil tindakan yg tepat.


Mencret pada ternak kelinci  yang keterusan bisa mengakibatkan kematian. Akibat mencret cairan akan terkuras dan akibatnya terjadi ketidak seimbangan elektrolit dalam darah, sehingga elektrolit akan disedot dari dalam sel tubuh. Ketidak seimbangan ini akan mengakibat kelumpuhan dan akan menjalar terus kejantung. Akibatnya jantung akan mengalami kelumpuhan dan akan berujung pada kematian. Maka penanganan terhadap ternak kelinci mencret ini harus segera dilakukan. Tapi penanganan mencret ini harus didasari ilmu. Tidak asal njeplak, gebyah uyah tanpa dasar dikasih daun jambulah, daun nangkalah, daun pisang,papaya segala daun2an dicoba..tak lupa segala obat diare untuk manusia juga dicoba.


EDUCATION IS NOT LEARNING OF FACT, BUT THE TRAINING OF THE MIND TO
THINK….. Di dunia perkelincian tidak jarang kita jumpai hal seperti ini. Sering kali kalau ada yg bertanya, jawabannya : “menurut pengalaman saya…….” , itu artinya hanya mengandalkan fakta, tidak melalui proses berpikir
 
  
Secara garis besar mencret pada ternak kelinci penyebabnya ada 3 macam.
Mencret karena bakteri, mencret karena stress, menctret karena kurangnya kadar serat pakan.
Hal yang pertama.Setiap mencret yg diakibatkan oleh bakteri, akan selalu diawali dengan pengeluaran faeses yg berlendir. Karena bakteri akan menyerang selaput lendir pada dinding usus (mucosa usus). Akibat dari tergerusnya selaput dinding usus tadi maka penyerapan zat cair akan terganggu.. Lalu pengobatannya bagaimana ? Disamping pemberian obat yaitu antibiotic tentunya yg harus diperhatikan adalah pemberian serat kasar. Serat kasar yg dikonsumsi oleh ternak kelinci, diusus akan membentuk gel, seperti sifat serat pada umumnya dia akan menahan air sehingga penyerapan zat cair secara berlebihan tadi bisa teratasi. Ini penting sekali !


Hal yg kedua adalah karena Stress. Stress yg diakibatkan oleh apa ? oleh apa saja yg sifatnya gangguan atau ancaman dan perubahan secara drastis. Perubahan apa saja ? Ya apa saja termasuk cuaca.. pola pakan atau perubahan kadar serat yg menurun. Suatu saat pak guru dari Bogor. beliau bercerita bahwa kelinci ND nya yang ada dikios mengalami diare. Dengan sigap beliau bisa mengambil kesimpulan bahwa diarenya karena stress, karena suasana kios beliau yang dipinggir jalan raya, suara mobil/motor lalu-lalang, klakson dlsb. Maka si ND nya diamankan kerumah, dimasukkan kekandang garasi yg relatip lebih aman, dan benar saja keesokan harinya faesesnya sudah kembali normal, tanpa diberi obat apapun. Nah begitulah seharusnya mendiagnosa suatu penyakit….

Yang ketiga adalah kurangnya kadar serat pada pakan. Secara umum kadar serat minimum yg membuat ternak  kelinci nyaman adalah 13-14 %. Dibawah itu faeses sudah mulai lembek dan akan menjurus kemencret. Lalu apakan kalau lebih dari 14 % bagus ?? Kalau hubungannya dengan pencernaan… tentu saja lebih bagus. Artinya pencernaan kelinci menjadi semakin nyaman, akan tetapi apakah ada pengaruhnya pada hal lain.. ya pasti ada, tapi yg jelas bukan mencret. Jadi kalau saja kelinci kita sudah terbiasa dengan konsumsi pakan berkadar serat mis 17 %… kemudian kita rubah menjadi 13 %.. perubahan itu harus dilakukan secara gradual.. secara perlahan, tidak secara mendadak. Apabila kita melakukannya secara mendadak, walaupun angka 13 % serat itu adalah kadar serat dimana kelinci nyaman, tetapi akibat perubahan kadar serat yg menurun secara tiba tiba itu juga bisa mengakibatkan ternak kelinci mencret.

Jadi dari uraian diatas, jelas bahwa kalau ternak kelinci mencret.. kalau tidak terindikasi akibat bakteri ya dua sebab itulah yg harus kita cari. Apakah akibat ada gangguan, perubahan secara drastis, ada perubahan pola pakan yg akibat perubahan itu mengakibatkan kadar serat yg berkurang dari yg semestinya. Nah dari uraian diatas tentunya sudah bisa ditarik kesimpulan sebab2 mencretnya kelinci-kelinci kita. Kalau kita bisa mengetahui penyebabnya kan bisa kita ambil tindakan yg tepat.

CARA ALAMI MENGOBATI KELINCI KEMBUNG

Tulisan kali ini adalah pengalaman ketika bekunjung silahturahmi ke kopdar  Peternak Kelinci Ponorogo(PKP) tepatnya pada tanggal 1 maret 2015. Ada teman yang bercerita tentang anakan kelincinya yang berjumlah 60 ekor  mati semua karena kembung.




TENTANG KEMBUNG PADA TERNAK KELINCI

Saya buat intisarinya supaya mudah dihafal
Secara naluri habit ternak kelinci itu menghindari rumput yang masih berfotosintesis
No 1>>rumput yang masih berfotosintesis, Pada hewan ruminansia makanan akan dikunyah masuk rumen diteruskan ke reticulum dan dibentuk seperti bolus atau bola2 kecil dan dimuntahkan ke mulut untuk dikunyahkedua kali/memamah biak.pada proses ini  apabila terdapat  gas yang ikut tertelan maka akan dikeluarkan bersama bolus2 tadi.pada ternak kelinci tidak terjadi mekanisme semacam ini.apabila hijauan masih
mengandung gas maka tidak bisa dikeluarkan dengan  mekanisme bertahak,sehingga akan menyebabkan kembung, ternak kelinci juga tidak bisa kentut, karena gerak jonjot usus dalam  memeras makanan disertai dengan gerakan memutar dan mengunci sehingga fases bisa  berbentuk bulat , sehingga angin pun akan tertahan dirongga perut.adanya keterbatasan ini maka ternak kelincimemilih makan dimalam hari dimana proses fotosintesis sudah selesai shg hijauan yang dikonsumsi  sudah tidak lagi menggeluarkan gas.ini penggertian nocturnal pada ternak kelinci.

Proses photosintesa terjadi setelah pemotongan (diarit) itu masih akan berlangsung antara 3 sampai 6 jam kemudian. Itulah sebabnya mengapa proses pelayuan harus dilakukan minimalnya 6 jam, dan tumpukan rumput harus dibolak balik agar sisa gas yg dikeluarkan bisa keluar semua tidak terperangkap didalam sela2 rerumputan yg mungkin akan termakan oleh ternak kelinci kita. Oleh sebab itu mengapa pemberian rumput pada malam hari akan jauh lebih aman ketimbang diberikan pada siang hari
 Harus diingat bahwa proses photosintesa bisa berlangsung kalau ada air dan sinar matahari. Itulah sebabnya pada rumput yg sudah dilayukan apabila kena air, apakah itu urine atau air lainnya, maka chlorophil akan aktif kembali dan proses photosintesa akan berlangsung, akan menghasilkan panas + gas dan apabila dimakan oleh ternak kelinci bisa mengakibatkan kembung.maka pemberian rumput dimalam hari jauh lebih aman karena sudah tidak ada sinar matahari.
REAKSI KIMIA FOTOSINTESIS : 6C02 + 12H2O + ENERGI CAHAYA >>>>>>>>6 (CH20) + 6O2 + 6H20

No2 >>reaksi enzimatik
Rumusnya : 6 (CH2O) >>>>2C2H5OH + 2CO2 + ENERGI
Yang masuk disini adalah rumput yang ditumpuk bagian tengah tumpukan terasa panas dan hangat.saking panasnya bikin daunnya jadi kuning.
No 3>>ampas tahu basi,ransum yang basi..yang biasanya dikasih air..tidak habis termakan dibiarkan sampai sore…jika terkontaminasi bakteri ato microganisme kemudian jadi basi dan kemudian dimakan .reaksinya seperti proses enzimatik
No 4>>>jamur>>sedikit apapun harus kita hindari..jamur tersebut prosesnya sama menghasilkan panas dan gas.
No5 >>fur eating habbit>>kebiasaaan memakan bulu baik itu bulu sendiri atau bulu tetangga..disebabkan karena rendahnya kadar serat dpakan…menjadi hairball kemudian menyumbat saluran pembuangan semakin menumpuk menekan diafragma menekan paru2 kemudian sesak nafas dan mati
No 6 >> pakan yang tidak ajeg
disinilah sebenarnya letak kesalahan awal yang sangat mendasar yang sering tidak diketahui oleh kita semua.Banyak komen2 yang menyatakan bahwa pakan ternak kelinci  butuh variasi.Pagi diberi pakan ini. siang itu , sore itu, besok ganti lagi, katanya semua itu untuk variasi. Ini adalah pendapat yang salah. ternak kelinci bukan manusia. Dia tidak butuh variasi. Kalau lengkap dalam artian pemenuhan kebutuhan protein, lemak, energi, viamin/mineral dan serat kasar itu betul. Tapi tidak diberikan secara variatif, sekarang ini besok itu. Justru perlakuan semacam inilah yang membuat pencernaan ternak kelinci menjadi tidak nyaman, sering menjadi kembung dan lucunya yg disalahkan cuaca. Padahal akar permasalahannya pada perlakuan pakan yg tidak ajegYang produksi pellet juga jangan gonta ganti bahan baku pellet tanpa ada formulasinya terlebih dahulu.
 
No 7 ini hanya penyebab kembung tambahan.
khusus pada anakan yang berumur 2- 3bulan memang sangat rentang terhadap penyakit kembung..ketika mulai belajar makan, nafsu makan yang berlebih tapi belum diimbangi perkembangan hormonal dan enzim2nya.
Solusinya adalah pola makan >>sedikit , sedikit tidak akan mati dan ini lebih baik dari pada kenyang..